Jumat, 18 Mei 2012

Garis tangan

Suatu ketika di Taiwan ada seorang Konglomerat & pengusaha kaya.

Hebatnya kekayaan itu menurut diperoleh benar² dari nol artinya dr perjuangan sdr bukan warisan.

Karena itu dia mampu menginspirasi banyak orang.

Karena penasaran, ada seorang pemuda ingin belajar menimba pengalaman dari sang pengusaha.

Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya pemuda tsb berhasil menemui si pengusaha.

“Terimakasih Bapak mau menerima saya. Terus terang saya sgt ingin menimba pengalaman dari Bapak sehingga dpt sukses seperti Anda” ujar pemuda itu.

Mendengar permintaan itu, sang pengusaha tersenyum sejenak.

Kemudian, ia pun meminta anak muda tadi memperlihatkan telapak tangannya.
Si pemuda pun terheran².
Si pengusahapun menjelaskan maksudnya.

“Biar aku lihat dulu garis tanganmu. Simaklah baik² apa pendapatku tentangmu sebelum aku memberikan pelajaran seperti yg kamu minta” jawab si pengusaha tsb.

Setelah memperlihatkan telapak tangannya, si pengusaha pun berkata, “Lihatlah telapak tanganmu ini. Di sini ada beberapa garis utama yg menentukan nasibmu.
Di sana ada garis khidupan.
Kemudian, di sini ada garis rezeki dan ada pula garis jodoh.Sekarang, menggenggamlah.
Di mana semua garis tadi?”

“Semuanya ada dlm telapak tangan yg saya genggam.” Jawab si pemuda.

“Apa artinya itu?

Hal itu mengandung arti, bahwa apapun takdir dan keadaanmu kelak, semua itu ada dalam genggamanmu sendiri.
Kamu lihat bukan?
Bahwa semua garis tadi ada di tanganmu?.
Nah.. begitulah rahasia suksesku selama ini. Aku berjuang & berusaha dgn berbagai cara utk menentukan nasibku sendiri” kata si pengusaha.

“Tetapi coba lihat pula genggamanmu. Bukankah masih ada garis yang tidak ikut tergenggam?
Sisa garis itulah yang berada di luar kendalimu. Karena di sanalah letak kekuatan spiritual dari Sang Maha Pencipta, dimana kita tidak dapat memperoleh semua itu tanpa Tuhan”.

Ch@​​™

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar